Aku pernah mendengar seorang anak SD “Aku gak mau pulang kalau gak dijemput pake mobil”, karena dia dijemput pake sepeda motor. Itu terjadi di sebuah sekolah elit di Bandung. Lalu banyak lagi anak-anak SD yang saling bagus-bagusan HP, atau menghina temannya yang tidak punya PS3. Fiuh…..Ternyata ada orang tua siswa yang cerita kalau uang muka sekolah itu 13 juta, tiap bulan 300 rebu, dan kalo rekreasi itu sampe umroh. Anak SD diajari seperti itu, sebaik apapun agama yang diajarkan di sekolah itu tapi kalo anak-anak tidak diajari peka sosial, semuanya percuma. Anak-anak usia 7-14 tahun adalah saat-saat dimana harus diisi dengan fondasi yang kuat yaitu agama, peka sosial, kepandaian, kedisiplinan, harga diri. Dan semua akan didapat lebih banyak jika anak banyak berinteraksi dengan keluarga yang peduli tidak hanya sekolah elit yang kadang hanya demi prestige orang tua, ck ck ck ck ck…….
Kecenderungan orang tua sekarang semuanya kerja, dengan alasan mencari uang untuk anak. Tapi seorang anak tidak hanya butuh uang dan kasih sayang pembantu, itu yang sering dilupakan.

Diza
Fiuh, saat ini aku juga seorang ibu yang bekerja serabutan, karena aku lebih suka membawa pekerjaanku ke rumah sehingga bisa banyak berinteraksi dengan anak. Tapi tetap saja aku merasa menjadi ibu “kurang ajar” dan berharap anakku bisa mengerti dan memaafkan aku, karena seringkali aku tidak mau diajak anakku bermain karena masalah pekerjaan yang kubawah pulang itu. Benar-benar sebuah dilema….ampuni Ibumu ini ya nduk.

Recent Comment