Belajar dari hidup yang sudah kujalani hampir 28 tahun, aku jadi berpikir bahwa kalau kita terlalu banyak berpikir dan terus berpikir hingga melupakan pentingnya sebuah aksi, maka semua yang kita pikirkan hanya akan menjadi pikiran tanpa kenyataan.
Makan Gak Punya Duit, Sekolah Apa Lagi, tapi Beli Rokok Selalu Ada Duit, ck ck ck ck ck …..
1 06 2009Aku beberapa kali bertanya ke anak-anak jalanan, atau anak pemulung yang bercerita bahwa dirinya tidak sekolah. Atau cerita lainnya lagi yang katanya mereka juga sering sehari makan sekali. Namun yang bagiku aneh kenapa mereka seringnya selalu ada uang untuk membeli rokok.
Atau ada lagi sopir angkot yang mengeluh tidak bisa membayar setoran, tapi beli rokok bisa.
Sering juga ketika aku punya niat memberi orang lain jadi urung karena orangnya merokok.
Rokok menurut saya adalah kebutuhan yang sangat sangat sangat tidak primer, kalau mereka sudah bisa beli rokok berarti sebenarnya mereka sudah kaya karena sudah mampu membeli barang yang sangat sangat sangat tidak primer.
Jadi bagi para perokok yang merasa miskin (seringnya orang Indonesia bangga miskin dengan selalu bilang “saya kan orang miskin” padahal perkataan adalah doa) sadarlah sebenarnya Anda tidak miskin, Anda sangat kaya sampai mampu membeli barang yang sangat sangat sangat tidak primer.
Komentar : 2 Komentar »
Kategori : Critic & Suggestion
Duh Sopir Angkot….
1 06 2009Kemarin ada tulisan lucu di sebuah angkot jurusan cicaheum-ledeng, sayangnya tidak aku foto. Jadi begini bunyinya
“Tuhan menciptakan Dajjal dan Sopir Angkot untuk menguji kesabaran Anda”
Ha…ha…ha…ha….
Komentar : 1 Komentar »
Kategori : Critic & Suggestion
Every Single Rice is Unique and important
1 06 2009Selalu ada cerita orang tua yang membedakan anaknya (anak emas dan bukan) walau itu mungkin terjadi tanpa sengaja, atau dosen yang lebih suka mahasiswa pandai, atau orang penjilat yang selalu menganggap orang yang dijilatnya Tuhan. Setahu saya setiap orang adalah individu yang harus dihargai secara unik karena setiap orang adalah individu yang unik. Tuhan membuat cetakan manusia dengan cetakan yang berbeda semirip apapun orangnya. Kalau Tuhan saja mau memberi cetakan yang berbeda untuk setiap orang kenapa manusia sering sekali tidak menghargai setiap hasil cetakan Tuhan itu. Setiap orang selalu memiliki kelebihan dan kekurangan. Yang terpenting adalah bagaimana mengembangkan kelebihannya dengan cara yang unik pula.
Sering orang mengajari anaknya dengan cara yang sama, padahal semua anaknya adalah unik, sering dosen mengajari mahasiswanya dengan pukul rata, pokoknya anak yang pinter ngerti, padahal setiap mahasiswa adalah unik, atau sering orang membandingkan mantan pacarnya dengan pasangan hidupnya saat ini, padahal setiap manusia adalah unik.
Yang terpenting adalah bagaimana menghargai orang secara unik, dan mengembangkan kelebihannya dengan menyadari kekurangannya. jika Anda ingin dihargai sebagai individu yang unik maka hargai orang lain secara unik. Every Single Rice is Unique and important.
Komentar : 4 Komentar »
Kategori : Critic & Suggestion

Recent Comment