Mengapa Kita Sombong?

2 12 2011

sumber: http://ervakurniawan.files.wordpress.com/2011/05/sombong.jpg

Di sela-sela bertanya pada diri apa itu sombong, maka nemulah artikel ini :D .  (sumber: http://umum.kompasiana.com/2009/03/09/mengapa-kita-sombong/)

Saya baru saja sebel melihat orang sombong. Oleh karena itulah tulisan ini saya tulis.

Dalam kehidupan sehari-hari kita mungkin banyak berhadapan dengan orang sombong. Ini contoh kesombongan. Seorang mahasiswa tingkat satu yang baru masuk Universitas pernah menjumpai saya dan menceritakan kepada saya bahwa dia dimarahi dan diceramahi oleh seorang dosen karena dia tidak memanggil dosen tersebut dengan panggilan ‘Profesor’ — karena sebagai mahasiswa baru dia masih belum kenal dengan dosen-dosen yang mengajarnya. Sang ‘Profesor’ sampai bercerita bahwa mendapatkan gelar itu sangatlah susah.

Bagaimana menghadapi orang sombong? Cara terbaik untuk berurusan dengan orang yang sombong adalah dengan memahami mengapa dia sombong. Orang yang sombong biasanya selalu berpikir bahwa mereka benar, mereka berpikir bahwa bahwa mereka lebih baik daripada kebanyakan orang biasa.

Penyebab kesombongan

Kesombongan adalah mekanisme pertahanan yang digunakan oleh pikiran bawah sadar (subconcious mind) untuk mencegah orang mengkritik kita. Jika seseorang memiliki pengalaman masa silam pernah disakiti oleh orang lain, dia akan menjadi sombong untuk mencegah orang lain menyakiti hatinya. Kesombongan ini biasanya akan berhasil sebagai perisai karena dia akan menganggap orang yang mengkritiknya adalah orang yang tidak berguna dan tidak perlu diperhitungkan.

Kesombongan juga diakibatkan karena seseorang merasa diabaikan. Jika seseorang tersebut merasa dirinya tidak mendapat perhatian dan diabaikan, secara tidak sadar dia akan menjadi sombong untuk menarik perhatian dari orang-orang yang tidak memperhatikannya.

Kesombongan juga tidak lebih dari sebuah perisai untuk menutupi kekosongan batin dan mekanisme untuk menutupi rasa rendah diri.

Cara mengatasi orang yang sombong

Berhadapan dengan orang yang sombong adalah mudah. Perlakukan mereka seolah-oleh mereka tidak hebat atau lebih dari orang lain — anggap mereka seperti orang kebanyakan yang lain. Sebenarnya orang yang sombong hanyalah orang yang meminta perhatian. Jadi, jika kita tidak memperhatikannya, lambat laun dia akan melupakan ‘kehebatannya’.

———————————————————————————————————-

Nah tapi masih bertanya-tanya tentang apa sebenarnya sombong itu :D , ada yang mau sharing? :D


Tindakan

Information

2 tanggapan

27 12 2011
cely

setuju sama penyebab2nya sombong..yah gak jauh2 dari pertahanan diri..

sombong macam2 juga bentuknya..ada yg keliatan banget, spt cerita di atas..gampang diliat, karena yg disombongkan adalah jabatan…,tapi ada juga benda2 yg sekilas kalau ditonjolkan seperti baik padahal ada kesombongan halus yg menyelip…

salah satu contoh, pernah gw liat diskusi dimana org2 di dalamnya saling menonjolkan kebaikan dan pengorbanan yg sudah dibuat.. jadi dari 1 org memuji perbuatan seseorang, lalu si sombong halus ini pun tak mau kalah ikut memamerkan bahwa dia jg melakukan pengorbanan yg sama..

well, kesombongan memang mudah menyelinap..gw sendiri kadang takut dan mengecek, jangan2 selama ini tanpa sadar si sombong sudah menyelip… saat bisa berbuat baik pun gw sering cek juga, jangan level perasaan pe-de merasa jadi org baik nya kebablasan..

mengingat kembali manusia hanya sebutir debu, bisa berbuat baik kepada org lain pun karena dibantu Tuhan.. tanpa dibantu Tuhan juga kita ga akan bisa nyampe ke tempat/ bertemu org yg membutuhkan bantuan kita.. tanpa dibantu Tuhan kita ga akan bisa menggerakkan tubuh untuk menolong org yg kita temui.. simple, tapi sering kita lupa..hal ini sering gw reminder ke diri gw…supaya gw gak bablas sibuk merasa jd pahlawan..

semoga menambah perbendaharaan kisah dan pengalaman, serta melengkapi posting-an ttg topik “kesombongan” nya..nice post :)

7 01 2012
rosa

nice comment Cel :)

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s




Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.